Berita

LTPQ-KINA UNSIQ Gelar Seminar Kealqur'anan tentang Pembentukan Karakter Qur'ani

Wonosobo — LTPQ-KINA UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo menyelenggarakan Seminar Kealqur’anan bertema “Pembentukan Karakter Qur’ani melalui Budaya Tadarus dan Tafakur” di Masjid Al Furqon UNSIQ, pukul 08.00–12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti mahasiswa sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Kyai Fathurrohman, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut mendukung terwujudnya visi UNSIQ mendunia dengan Al-Qur’an. Ia menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang karakter Qur’ani sekaligus memotivasi mereka untuk menguasai Al-Qur’an dari aspek hafalan, makna, dan penafsirannya.

Pemateri pertama, Dr. K.H. Asyhar Kholil, Lc., M.A., menekankan pentingnya mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pembentukan karakter Qur’ani harus dimulai dari hal-hal konkret, termasuk dalam sikap dan cara berpakaian sebagaimana tercantum dalam Surah Al-A’raf ayat 31.

Ia juga menjelaskan bahwa budaya tadarus dan tafakur perlu dibangun sebagai kebiasaan mahasiswa agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Sementara itu, pemateri kedua, Assoc. Prof. Dr. M. Ali Mustofa Kamal, A.H., MSI., menyoroti tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menempatkan pembentukan karakter sebagai prioritas utama.

Menurutnya, kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual agar mahasiswa memiliki landasan nilai yang kokoh dalam menghadapi perubahan zaman. Karena itu, budaya tadarus dan tafakur dinilai relevan untuk menumbuhkan kepekaan, refleksi, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan ajaran Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, LTPQ-KINA UNSIQ berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk berinteraksi lebih dekat dengan Al-Qur’an, baik melalui hafalan, pemahaman, maupun pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.