Berita

LTPQ UNSIQ Launching Program Internalization Qur’anic Values for Lecturers and Staff

Wonosobo — Lembaga Tahfidz dan Pengkajian Al-Qur'an Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo menggelar launching Program Internalization Qur’anic Values for Lecturers and Staff atau Program Internalisasi Nilai-Nilai Qur’ani bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Jumat, 8 Mei 2026 di lingkungan Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo. Program Internalization Qur’anic Values for Lecturers and Staff merupakan program pembinaan dan penguatan nilai-nilai Qur’ani bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui kegiatan tahfidz Al-Qur’an yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan launching juga diisi dengan sosialisasi teknis pelaksanaan program yang akan diterapkan kepada seluruh peserta di lingkungan UNSIQ. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Tahfidz dan Pengkajian Al-Qur'an Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo dan diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan UNSIQ. Acara diawali dengan sambutan Rektor UNSIQ, Dr. H. Zainal Sukawi, M.A.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguatan nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi karakter utama sivitas akademika UNSIQ sebagai kampus berbasis Al-Qur’an. Arahan program disampaikan oleh Prof. Dr. Sri Haryanto, M.Pd. yang menegaskan pentingnya internalisasi nilai Qur’ani dalam budaya kerja dan kehidupan akademik. Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh Kepala LTPQ, Faturhaman, M.Pd., sedangkan sosialisasi teknis program disampaikan oleh Sofan Rizqi, Alh., M.Pd.. Launching program dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026. Adapun pelaksanaan Tahap I program akan dimulai pada Juli hingga Desember 2026. Kegiatan berlangsung di lingkungan Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo.

Program ini diluncurkan untuk memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan kampus serta meningkatkan kedekatan dosen dan tenaga kependidikan dengan Al-Qur’an. Selain itu, program ini menjadi bagian dari pengembangan karakter Islami dan implementasi visi UNSIQ sebagai perguruan tinggi berbasis Al-Qur’an. Dalam arahannya, Prof. Dr. Sri Haryanto, M.Pd. menyampaikan bahwa internalisasi nilai Qur’ani tidak hanya diwujudkan dalam hafalan, tetapi juga dalam etos kerja, pelayanan, dan budaya akademik sehari-hari. Pelaksanaan program Tahap I dilakukan melalui setoran hafalan kepada pembina tahfidz sesuai kelompok masing-masing. Setiap perkembangan hafalan peserta akan dicatat dalam Buku Setoran Tahfidz Pegawai sebagai bentuk monitoring dan evaluasi program. Peserta yang berhasil menyelesaikan hafalan seluruh surat dalam Juz 30 akan diberikan sertifikat penghargaan. Sementara bagi dosen dan tenaga kependidikan yang telah hafidz atau hafidzah akan langsung memperoleh sertifikat apresiasi dari universitas. Melalui program ini, Lembaga Tahfidz dan Pengkajian Al-Qur'an Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo berharap seluruh sivitas akademika dapat semakin mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi maupun profesional sehingga tercipta lingkungan kampus yang religius, unggul, dan berkarakter Qur’ani.