Audit Mutu Internal (AMI) LLDIKTI VI
Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo kembali dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Workshop Audit Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 108 peserta yang berasal dari 47 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI.
Workshop AMI ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah VI setiap tahun sebagai bagian dari upaya memfasilitasi perguruan tinggi swasta dalam memperkuat dan mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang profesional, efektif, dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan penguatan pemahaman dan keterampilan dalam pelaksanaan audit mutu internal sebagai salah satu instrumen penting dalam memastikan ketercapaian standar mutu perguruan tinggi.
UNSIQ dipilih sebagai lokasi pelaksanaan workshop karena memiliki posisi yang cukup strategis dan berada di kawasan tengah yang relatif mudah dijangkau oleh PTS dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Selain aspek strategis secara geografis, lingkungan UNSIQ di Wonosobo juga memberikan suasana yang mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan pengembangan kapasitas.
Udara Wonosobo yang sejuk serta panorama alam yang indah menjadi nilai tambah tersendiri bagi para peserta. Suasana tersebut memberikan kenyamanan selama mengikuti rangkaian workshop sekaligus menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah VI dan perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Audit Mutu Internal tidak hanya dipandang sebagai proses pemeriksaan terhadap pelaksanaan standar, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan tinggi.
Dengan terselenggaranya Workshop AMI di UNSIQ, diharapkan para peserta dari 47 PTS dapat membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan di perguruan tinggi masing-masing. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat implementasi SPMI dan mendorong terwujudnya perguruan tinggi yang memiliki budaya mutu, tata kelola yang profesional, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.
