Berita

Hilirisasi Produk Hasil Penelitian Dosen Bersama Mahasiswa, Prodi Pendidikan Fisika UNSIQ

Hilirisasi Produk Hasil Penelitian Dosen Bersama Mahasiswa, Prodi Pendidikan Fisika UNSIQ

Wonosobo – Komitmen Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo dalam menghadirkan hasil penelitian yang berdampak bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh Program Studi Pendidikan Fisika. Melalui kegiatan Belajar Bersama Masyarakat (BBM), Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HMP P. Fisika) mengembangkan pemanfaatan teknologi hasil penelitian dosen dan mahasiswa untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi briket.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan HMP P. Fisika sejak tahun 2018 tersebut kali ini dilaksanakan di Desa Kuripan, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan dibuka pada Jumat oleh Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Firdaus, M.Pd., bersama Wakil Dekan FITK, Dr. Maryono, M.Pd., dan ditutup pada Minggu oleh Dekan FITK, Dr. Ahmad Khoiri, M.Pd. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan dari Dr. Sri Jumini, M.Pd.

Salah satu kegiatan utama dalam BBM tersebut adalah pelatihan pembuatan briket berbahan limbah kulit kopi. Pemanfaatan kulit kopi dipilih karena limbah tersebut cukup melimpah di wilayah Wonosobo. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah limbah pertanian menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Yang menjadi istimewa, proses pencetakan briket dilakukan menggunakan alat pencetak briket limbah pertanian hasil penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UNSIQ. Inovasi tersebut telah memperoleh Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan judul invensi “Alat Pencetak Briket Limbah Pertanian”.

Berdasarkan sertifikat paten, invensi tersebut memiliki Nomor Paten IDS000014142, dengan tanggal penerimaan 20 Agustus 2025 dan tanggal pemberian paten 17 Juni 2026. Adapun inventor yang tercantum dalam sertifikat adalah Dr. Sri Jumini, M.Pd., Firman Adi Purnomo, S.Pd., dan Maria Ulfah, S.Pd. Sertifikat tersebut diberikan kepada Sentra Kekayaan Intelektual dan Inovasi Teknologi, Jl. KH. Hasyim Asy’ari Km. 03, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah.

Sertifikat paten sederhana tersebut kemudian diberikan kepada pihak terkait pada Kamis, 20 Agustus 2026, menjadi momentum penting dalam penguatan hilirisasi hasil penelitian di lingkungan UNSIQ.

Hilirisasi ini menunjukkan bahwa hasil penelitian dosen bersama mahasiswa tidak berhenti pada tahap penelitian maupun menghasilkan inovasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi teknologi tepat guna yang dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Alat pencetak briket tersebut menjadi salah satu bukti bahwa inovasi akademik dapat hadir sebagai solusi atas persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Melalui pengolahan limbah kulit kopi menjadi briket, masyarakat tidak hanya didorong untuk mengurangi persoalan limbah pertanian, tetapi juga memiliki peluang untuk menciptakan komoditas baru yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Di sisi lain, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar secara langsung melalui proses penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dosen, mahasiswa, program studi, dan masyarakat dalam mewujudkan tridharma perguruan tinggi yang berdampak. Program Studi Pendidikan Fisika UNSIQ terus mendorong agar hasil penelitian dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Hilirisasi inovasi tersebut sekaligus memperkuat semangat UNSIQ untuk terus melahirkan penelitian yang aplikatif, inovatif, dan memberikan solusi terhadap persoalan di masyarakat.

UNSIQ Berdaya, Masyarakat Sejahtera.Kuliah Plus Ngaji ke UNSIQ Aja!